Langit Mentari Senja
Ketika mentari mulai menutup mata
Tatapan langit menyorot tajam
Biru bersih tak ada goresan
Sepercik cahaya menyilaukan mata
Cakrawala pun bertemu dan menyatu
Melukis goresan pena yang tercipta untukmu..
Gradasi warna disertai mega-mega
Memecah keheningan dalam butiran angan
Angin sore berbisik lembut
Menyampaikan salam rinduku padamu
Terbang membawa sukma bersama raga
Merasuk jauh kedalam relung jiwaku
Tergores lembut penuh pesona
Seberkas cahaya memanjakan mata
Menanti harapan kian pasti
Diujung senja hatiku meronta
Inginku selalu dekat dengan Yang Kuasa
Meninggalkan angan dan harapan
Yang terbuang sia-sia…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar