Rabu, 11 Februari 2015


Senandung Hujan

Malam ini langit menangis
Rintikannya jatuh begitu lirih
Suara gemuruh datang silih berganti
Tetes demi tetes mengalir deras tanpa henti
Pepohonan bersorak sorai menyambut sang hujan
Bunga musim hujan pun merekah senyum kebahagiaan
Terdengar  indah nyanyian alam kehidupan..
Gemericik air memeriahkan suasana
Udara dingin mulai menyapa
Terbang bersama sukmaku dalam raga
Melayang dengan bingkisan kalbu yang tersisa
Terpampang nyata didepan mata
Terlihat indah bayanganmu diangkasa
Senyum kebahagiaan yang kurasa..
Merindukanmu dalam kenangan
Kebahagiaan dulu yang ingin kurasakan
Riak air meluas perlahan
Memandang dengan penuh harapan
Dirimu yang selalu kubayangkan
Cintaku yang tak berbalaskan…
Secret Admirer




Terpasung dalam mimpi
Terkekang penuh emosi
Terbunuh sepi diri sendiri
Sesuatu yang tak kumengerti
Semua hanyalah delusi
Tak sanggup kujalani semua ini
Tapi apa daya, perasaan tak bisa dibohongi
Dirimu yang selalu hadir di mimpi
Membawa bingkisan kalbu dalam hati
Satu tujuan yang selalu kunanti
Pertemuan singkat yang terjadi
                                                                
Memandangmu dalam diam
Menatapmu penuh perasaan
Memikirkanmu disetiap lamunan
Mendengar desah suaramu  dalam alunan
Melihat senyummu adalah kebahagiaan
Memilikimu hanyalah angan-angan
Berada disampingmu adalah harapan
Mengagumimu dari kejauhan..
Disetiap butir doaku selalu kusebut namamu
Rasa sayang yang tak seorang pun tahu
Inginku berada disampingmu selalu
Merasakan pelukan hangat tubuhmu
Menggenggam erat jemarimu
Mendengar detak  jantungmu
Bersandar dipundakmu
Menghirup aroma segar tubuhmu
Yang selalu kubayangkan setiap waktu..
Merindukanmu adalah rutinitasku
Menyayangimu adalah kesukaanku
Mencintaimu adalah kebahagiaanku
Memilikimu adalah harapanku
Dan mengagumimu adalah kewajibanku
Selamanya ku hanya bisa memujamu
Selamanya ku hanya bisa merindukanmu
Biarkan ku menjadi pemuja rahasiamu
Selalu..
Langit Mentari Senja
Ketika mentari mulai menutup mata
Tatapan langit menyorot tajam
Biru bersih tak ada goresan
Sepercik cahaya menyilaukan mata
Cakrawala pun bertemu dan menyatu
Melukis goresan pena yang tercipta untukmu..
Gradasi warna disertai mega-mega
Memecah keheningan dalam butiran angan
Angin sore berbisik lembut
Menyampaikan salam rinduku padamu
Terbang membawa sukma bersama raga
Merasuk jauh kedalam relung jiwaku
Tergores lembut penuh pesona
Seberkas cahaya memanjakan mata
Menanti harapan yang tak pasti
Diujung senja hatiku meronta
Inginku selalu dekat dengan Yang Kuasa
Meninggalkan angan dan harapan
Yang terbuang sia-sia…